DEPOK, KATAFAKTA.COM – Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (PCMNU) Kota Depok gelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) masa Khidmat 2022-2027 dengan tema “Khidmat Muslimat NU Untuk Indonesia Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat “ di Kampus STIH IBLAM, Depok.
Ketua Panitia Hj Neni Argaeni mengatakan, Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Muslimat NU Kota Depok yang pertama pada kepengurusan 2022-2027, salah satunya adalah memberikan pembekalan agar apa yang menjadi arahan dari Ketua PW Muslimat NU dan setelah itu pengurus akan menyusun program kerja.
“Sebenarnya, program kerja sudah disusun di Rakercab, sekarang saat ini akan kita pilih mana saja yang menjadi prioritas dan bisa dijalankan,” jelas Hj Neni disela acara, Sabtu (7/1/2023).
Masih katanya, PC Muslimat NU Kota Depok terus konsolidasi dan hingga saat ini sudah terbentuk 11 pengurus tingkat PAC dan 62 Ranting.
“Kita secepatnya akan membentuk pengurus ditingkat Anak Ranting (RW) sebanyak 146 agar program Muslimat dari awal sampai akhir tersusun dengan baik,” ujarnya.
Selain itu, Muslimat NU Kota Depok juga sudah mulai mengikuti digitalisasi, artinya “Melek Teknologi“, termasuk juga dalam dakwah.
“Muslimat juga sudah dapat mengikuti perkembangan teknologi, seperti contoh saat kita melaksanakan zoom meeting dan juga sosialisasi kegiatan melalui media sosial (medsos). Tapi memang bila ada Muslimat yang kurang memahami teknologi. Itu tidak terlalu masalah, karena ini juga tidak terlalu fokus kita, karena mereka menikmati publikasi. Namun begitu mereka adalah orang-orang yang setia, apalagi masih ada kader-kader berikutnya,” jelasnya.
Sementara Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat Hj Ella Girikomala dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rapat Kerja Cabang ini adalah satu kegiatan minimal dilaksanakan satu kali setelah Konferensi Cabang.
“Minimal satu kali, ada yang dua kali juga boleh dan disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan aturan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga,” ujarnya.
Jadi tentu tambahnya, didalam Rakercab ini yang dibutuhkan adalah penguatan tentang ke-Muslimatan, kemudian juga penjabaran program dengan seluruh pengaturan dan penatalaksanaannya bagaimana, sehingga akan mencapai tujuan program tersebut sesuai visi dan misi Muslimat NU se-Kota Depok dan umumnya akan mencapai visi misi Muslimat NU secara global.
Yang terpenting katanya lagi, tanpa anggaran dari pemerintah daerah kegiatan demi kegiatan Muslimat NU bisa berjalan terus.
“Kita punya niat dan tekad yang kuat, kita bukan dan atau dihidupkan oleh pemda maupun pemkot. Kita mandiri dan tetap jalan, tidak mandek tetap optimis dan tetap jaga hubungan baik dengan PCNU, karena Muslimat NU tidak boleh dipisahkan dengan NU. Sebab ini adalah satu kesatuan,” tandasnya.
Ia berharap, mudah-mudahan dengan adanya Rakercab ini dapat menambah pengetahuan untuk memajukan Muslimat NU, khususnya Muslimat NU kota Depok.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Rois Syuriah PCNU Kota Depok, KH Abdul Mujib, Ketua Tanfidziah PC NU Kota Depok, KH A Solechan, Pengurus PW Muslimat NU Jabar, Ketua PC Muslimat NU Kota Depok Hj Siti Luluk Muflikhah, Pengurus dan anggota PAC Muslimat NU se-Kota Depok. (IDR)













