JAKARTA, KATAFAKTA.COM – Majelis Ta’lim (MT) Jamiyyatus Saalikiin gelar acara Haflah Khotmil Qur’an ke III dan Juz’amma TPQ sekaligus kegiatan penutupan pengajian sementara atau tawaqufan menyambut bulan suci Ramadhan 1445 H di aula Jamiyyatus Saalikiin, Kp. Babakan RT 003/01, Jagakarsa Jakarta Selatan, Rabu (28/2/2024) malam.
Pimpinan Majelis Ta’lim Jamiyyatus Saalikiin, Ustadz Mohammad Rohman Syarif S.Pd.I menyampaikan, tujuan tawaqufan pengajian adalah agar kaum bapak dan ibu, maupun pemuda bisa memiliki kelonggaran waktu untuk beribadah tanpa batasan tempat dan waktu. Selain itu juga kegiatan tawaqufan ini dapat menumbuhkan nilai-nilai kebaikan, salah satunya adalah nilai kebersamaan.
“Karena dengan nilai kebersamaan tersebut hubungan antar warga, baik pemuda, orang tua, dan anak-anak dapat terjaga, sehingga dapat memupuk rasa kekeluargaan warga RT 003/01 Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa,” ujarnya.
Dia juga berharap, sebelum datang bulan suci Ramadhan, masyarakat muslim termasuk warga dilingkungan RT 003 baik bapak-bapak, ibu-ibu maupun pemuda akan mempersiapkan diri untuk menyambut bulan yang suci dan mulia itu, mulai dari persiapan rohani dan jasmani.
Ustadz Rohman mengungkapkan rasa syukur bahwa para santri yang belajar agama di majelis ini mulai dari usia 3-5 tahun, ditargetkan sudah hafal 20 sifat wajib Allah SWT.
“Sifat Wajib adalah sifat yang dimiliki oleh Allah SWT yang maha sempurna. Dengan mempelajarinya, diharapkan keimanan seseorang akan lebih bertambah,” ucapnya.
Lalu katanya lagi, untuk anak-anak diatasnya, pihaknya mengajarkan dan anak-anak harus hafal 99 Asmaul Husna.
“Alhamdulillah, walaupun kadang anak-anak lupa lagi. Maklum banyak 99 banyak juga ya?,” ujarnya.
Sedangkan anak-anak yang lebih tinggi usianya, dirinya meminta kepada anak-anak mencoba untuk menghafal nadhom ‘aqidatul awwam Karangan Syekh Ahmad bin Muhammad bin Sayyid Ramadhan Mansyur bin Sayyid Muhammad al-Marzuqi Al- Hasani.
“Insya Allah, anak-anak yang belajar agama dan mengaji disini, bila dapat menghafal nadhom ‘aqidatul awwam, Insya Allah dapat memasukkan orang tuanya masuk surganya Allah SWT, aamiin,” katanya lagi.
Dikesempatan yang sama juga diberikan penghargaan kepada dua (2) santriwati terbaik dari pihak majelis yang diberikan/ diwakilkan oleh Ketua RW 01, Purwono dan sekaligus pemotongan tumpeng yang diberikan kepada ustadz H. Slamet (ayahanda ust. Rohman) yang disaksikan oleh Pembina MT. Jam’iyyatus Saalikiin, Hj. Djuriah yang juga ibunda ustadz Rohman.
“Penghargaan ini diberikan hanya sebagai penyemangat bagi santri maupun santriwati yang lain, agar bisa lebih baik lagi,” imbuhnya.
Dirinya berharap agar santri dan santriwati yang menuntut ilmu agama disini dapat terus rajin belajar, walaupun dengan keadaan/kondisi fasilitas sarana dan prasarana yang belum maksimal, seperti contoh kursi dan meja yang masih belum semua terpenuhi.
“Kami tak pungkiri, fasilitas seperti meja dan kursi belum sepenuhnya tercukupi, kadang yang namanya anak-anak masih suka rebutan. Semoga saja kedepannya hal ini dapat terpenuhi, Insya Allah,” ungkapnya penuh harap.
Selain Ketua RW 001 Kelurahan Jagakarsa, juga hadir sekretaris RW 01 Abdul Holiq, tokoh agama, tokoh masyarakat serta bapak-bapak, ibu-ibu, pemuda dan anak-anak warga dilingkungan RT 003/01 Kelurahan Jagakarsa yang ditutup dengan makan bersama nasi kebuli. (Is. Idris).



















